Lubang di bagian perut sapi ini mulai digalakkan pada tahun 1833, pada saat itu teknologi ini mendapatkan banyak kritikan. Karena lubang berdiameter sebesar 20 cm ini dianggap menyiksa sapi dan dibiarkan terbuka sehingga ditakutkan akan menyebabkan infeksi.
Kendati demikian, dalam pelaksanaannya lubang di sisi tubuh sapi ini dipasang saat sang mamalia dalam keadaan terbius. Dan Diberikan waktu istirahat khusus bagi sapi setelah dipasangkan kanula di tubuhnya. Belum lagi para sapi yang mendapatkan perawatan ini akan diberi makanan khusus yakni berupa gandum dan rumput.
Namun saat ini lubang-lubang di perut sapi tersebut.....
ADS HERE !!!